Masyarakat dan Demokrasi

 

Sebagai masyarakat yang tinggal di Indonesia ini, pasti kita mengenal dengan kata-kata demokrasi. Yap benara sekali, bahwa Indonesia ini sangat dikenal dengan negara yang berdemokrasi tinggi. Karena di dalam kehidupan bermasyarakat, kita semua sudag saling berdemokrasi antara masyarakat satu dengan masyarakat yang lainnya. Sesuai di judul, yakni ‘Masyarakat dan Demokrasi’, apakah kedua hal tersebut memiliki korelasi? Mari kita bahas.

 

MASYARAKAT

Pengertian masyarakat yakni kelompok manusia atau individu yang secara bersama-sama tinggal di suatu tempat dan saling berhubungan. Biasanya, hubungan atau interaksi ini dilakukan secara teratur atau terstruktur. Dengan adanya kelompok sosial ini, setiap individu dapat salin berinteraksi dan membantu satu sama lain.[1] Selain pengertian diatas, ada beberapa pengertian masyarkat berdasar para ahli, yakni:

1.     Menurut Koentjaraningrat, Yakni pengertian masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.

2.     Menurut Karl Marx, Masyarakat adalah suatu struktur yang mengalami suatucketegangan organisasi ataupun perkembangan akibat adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang dibedakan kepentingannya secara ekonomi.

3.     Menurut Selo Sumarjan, definisi masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.

4.     Menurut Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, yang juga ahli sosiologi, pengertian masyarakat adalah kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok tersebut.[2]

 

 

Adapun beberapa fungsi yang dimiliki masyarakat, yakni:

1.     Fungsi Adaptasi, yakni fungsi yang berhubungan dengan masyarakat dan system sosial yang menyangkut kepada kondisi masyarakat terhadap lingkungan hidupnya.

2.     Fungsi Integrasi, yakni fungsi yang mencakup koordinasi yang diperlukan antara system sosial, dengan kontribusi pada organisasi dan berperannya keseluruhan system.

3.     Fungsi Mempertahankan. yakni fungsi yang berhubungan antara masyarakat sebagai sebuah system dedngan sub-sistem kebudayaan.

4.     Fungsi Pencapaian Tujuan, yakni fungsi yang menghubungkan antar masyarakat sebagai system sosial aksi kepribadian.[3]

 

DEMOKRASI

Pengertian demokrasi yakni berasal dari bahasa Yunani yaitu “Demos” dan “Kratos”. Demos bermakna rakyat atau khalayak, sementara Kratos bermakna pemerintahaan. Demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang mengijinkan dan memberikan hak, kebebasan kepada warga negaranya untuk berpendapat serta turut serta dalam pengambilan keputusan di pemerintahan.[4] Selain pengertian diatas, ada beberapa pengertian demokrasi berdasar para ahli, yakni:

1.    Menurut Haris Soche, Demokrasi sebagai bentuk pemerintahan rakyat, karenanya dalam kekuasaan pemerintahan terdapat porsi bagi rakyat atau orang banyak untuk mengatur, mempertahankan dan melindungi dirinya dari paksaan orang lain atau badan yang bertanggung jawab memerintah.

2.    Menurut Aristoteles, Prinsip demokrasi adalah kebebasan, karena hanya melalui kebebasanlah setiap warga negara bisa saling berbagi kekuasaan di dalam negaranya.

3.   Menurut Affan Gaffa, Demokrasi sendiri terbagi menjadi dua definisi yang pertama jika diartikan secara normatif, adalah demokrasi yang secara ideal ingin diwujudkan oleh negara, sementara secara empiris adalah demokrasi adalah perwujudannya dunia politik.

 

4.    Menurut C.F. Strong, Demokrasi adalah sistem pemerintahan di mana mayoritas rakyat berusia dewasa turut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan, yang kemudian menjamin pemerintahan mempertanggungjawabkan setiap tindakan dan keputusannya.

Adapun tujuan dari Demokrasi, yakni:

1.     Mencegah perselisihan antar kelompok

2.     Memberi kebebasan dalam berpendapat

3.     Memberi kebebasan dalam berekspresi

4.     Membatasi kekuasaan pemerintah

5.     Mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam pemerintahan

 

MASYARAKAT DAN DEMOKRASI

            Masyarakat Indonesia saat ini sudah mulai memahami arti dari demokrasi tersebut, hal ini dapat dilihat fenomena saat ini, hal ini dikarenakan demokrasi tidak hanya dibicarakan dalam bidang politik atau akademisi saja, tetapi masyarakat juga sudah mulai membicarakan masalah demokrasi di Negara Indonesia tercinta ini.

Tetapi, dapat dilihat bahwa demokrasi di Indonesia ini pada masa pandemi menuai banyak kritik dari masyarakat hingga mahasiswa. Dapat dilihat dalam peristiwa demonstrasi atas kritikan mahasiswa dan para buruh dalam pengesahan Undang-Undang (UU) Omnibus Law pada bulan Oktober 2020. Para buruh dan mahasiswa menilai bahwa hak-hak yang seharusnya di peroleh para buruh, malah terpotong untuk meringankan beban perusahaan. Banyak yang dikurangi seperti hal nya pengurangan hak cuti sampai kurangnya hak pesangon buruh, yang dianggap akan mengsengsarakan para buruh untuk masa kedepannya. Mahasiswa dan para buruh Nampak meramaikan demonstrasi tersebut, agar UU tersebut tidak jadi di dahkan oleh pemerintah.

            Dari kasus diatas, Nampak terlihat bahwa masyarakat sudah melaksanakan demokrasi di negara ini, jelas hubungan masyarakat dan demokrasi di Indonesia ini sudah cukup erat di masyarakat. Agar terjadi nya keseimbangan antara masyarakat dan pemerintahan. Agar tak terjadi pergesekan terus-menerus dengan pemerintahan yang ada di atas.



[1] “Mengenal Pengertian Masyarakat Beserta Fungsinya, Perlu Diketahui | Merdeka.Com.”

[2] Rahmadhani, “Definisi Masyarakat Menurut Para Ahli Serta Ciri & Unsur-unsurnya.”

[3] Media, “Masyarakat.”

[4] Ahmad, “Pengertian Demokrasi.”

Komentar